Senin, 23 Mei 2011

Sejarah Negara Jepang

Awal terjadinya kepulauan Jepang dimulai pada masa Palaozoic. Pada masa itu Jepang masih merupakan dasar lautan. Setelah memasuki masa Mesozoic, dasar lautan yang di maksud mengalami perubahan dan membentuk daratan yang menyambung dengan Asia. Namun pada akhir periode III masa Cenozoic, daratan tersebut kembali ke dasar laut.
Pada periode IV masa Deluvium, dasar laut tersebut timbul kembali dan menyatu kembali dengan daratan Asia. Setelah mengalami banyak perubahan alam dan cuaca, pada zaman es ke 3 (Dilivium), daratan yang menyatu dengan Asia tersebut berangsur-angsur mengalami penurunan dan membentuk kepulauan Jepang seperti sekarang.

Jepang yang memiliki 3/4 kawasan pegunungan memiliki empat musim yang berbeda.
Empat musim tersebut adalah :
  • Musim Semi / Haru (Maret - Mei)
  • Musim Panas / Natsu (Juni - Agustus)
  • Musim Dingin / Fuyu ( September - November)
  • Musim Gugur / Aki ( Desember - Februari)
Jepang kini sudah dikenal oleh masyarakat dunia bukan lagi sebagai negara berkembang, tetapi sebagai negara maju. Hal ini dibuktikan dengan merajalelanya produk-produk yang beredar di seluruh penjuru dunia dengan label Negara Jepang. Seperti konsumsi (rumah makan), barang elektronik, alat transportasi, pakaian, bahkan nuklir dan atom.